Ansell Han hidup dalam periode akhir bisnis kotor Hitman keluarga Han. Ia masih ingat betul bagaimana orang-orang memanggilnya sang bangau hitam, mengelu-elukan sembari bergetar takut ketika namanya disebut.
Namun setelah keruntuhan bisnis kotor semacam itu, ia mulai semakin jarang keluar dari kediaman utama, dan memilih menjahili keponakan-keponakannya atau sekedar membantu pekerjaan rumah.
Orang tua Ansell bercerai semenjak ia berusia tiga tahun, membuatnya tak sempat mengetahui wajah ibunya selain dari foto kecil yang ayahnya simpan di meja kerja. Tujuh tahun kemudian, ayahnya memutuskan untuk bunuh diri dengan menembak kepalanya di atas kasur pada malam hari, membangunkan seluruh rumah.
Ansell adalah orang pertama yang menemukan ayahnya, terbaring di kasur dengan genangan merah dan menggengam bunga Higanbana.
Appearance
Sehari hari, Ansell biasa menggunakan baju putih panjang dengan lengan dan tudung berwarna senada. Pin bangau berwarna emas disematkan di bagian dada dengan tali keemasan simpel untuk menjaga rompinya agar tidak kemana-mana. Matanya Keemasan, dan rambutnya putih seperti salju awal musim dingin.
Saat bekerja atau keluar kediaman Han ia lebih senang menggunakan pakaian serba hitam. Modelnya sama dengan pakaian biasa, hanya warnanya hitam.
Personality
-Jika berhadapan dengan para tetua keluarga dan kakek dalam pertemuan resmi, dia akan menjadi tenang dan logis, sedikit miring memang sarannya, tapi tetap logis.
-Dihadapan saudara-saudaranya, ia menjadi sosok yang perhatian, namun sedikit menakutkan karena beberapa hal
-Dihadapan keponakan-keponakannya, ia menjadi pribadi yang riang dan jahil. Hobi membully keponakannya terutama Lizzie.
-Dihadapan target dan kliennya, ia akan bersikap professional, dan siap menerima semua resiko pekerjaan.
-Dihadapan musuh-musuhnya, ia dikenal haus darah, tak mengenal ampun dan kejam.