Seorang karakter sampingan dari alam semesta Rhetoric Soul. Pada awalnya merupakan penduduk Marintopia yang bekerja sebagai perawat, ia lalu menjadi siswa di Akademi Vincent setelah mendapat undangan khusus dari Regalis. Penampilannya mengambil ilustrasi dari karakter Florence Nightingale, Fate Grand Order.
Secara umum, Maeve memiliki motivasi untuk berbuat baik sesuai dengan moral yang berlaku pada umumnya, terutama membantu mereka yang membutuhkan pertolongan medis. Ketika berada di Niteo, ia memiliki motivasi untuk mendapat ilmu dari para Regalis yang bisa ia gunakan untuk memajukan Marintopia. Meski begitu, setelah mengetahui sisi lain dari Regalis, tujuan Maeve hanya ingin kembali ke Marintopia dan hidup normal.
Sejak kecil Maeve sudah menjadi yatim piatu karena kedua orangtuanya meninggal pada usianya yang masih sangat muda oleh wabah penyakit misterius di negaranya. Ia pun dibesarkan di sebuah panti asuhan, yang dikelola oleh biarawati merangkap perawat. Dari mereka, ia pun dikenalkan dan dibuat tertarik dengan dunia keperawatan.
Menginjak usia dewasa, Maeve semakin yakin untuk mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan, karena pada saat itu terjadi perang yang melibatkan negaranya, dan melihat banyaknya korban yang jatuh akibat perang itu, membuat hatinya tergerak. Hingga perang itu berakhir, Maeve pun masih terus memberikan kontribusi terhadap masyarakat Albion.
Kegigihan Maeve pada akhirnya mendapat perhatian dari pihak kerajaan, yang lantas menjadi pertimbangan mereka untuk mengirim Maeve ke akademi Vincent yang pada saat itu sedang ramai-ramainya dibicarakan sebagai bentuk apresiasi mereka, juga agar Maeve mendapatkan lebih banyak pengetahuan dan pengalaman, terutama yang terkait dengan keperawatan. Mendengar mereka akan mengirim Maeve ke tempat asing, awalnya ia merasa ragu. Maeve pun membiarkan surat tawaran itu tergeletak di kamar asramanya selama berhari-hari.
Suatu hari, ia kembali mendapatkan surat lain dari kerajaan. Isi surat itu masih sama dengan surat tawaran sebelumnya, kecuali untuk beberapa kalimat yang menegaskan jika sekarang "penawaran" itu sudah berubah menjadi "perintah". Tidak punya pilihan lain, Maeve akhirnya menyetujui perintah itu.
Memiliki rambut sepanjang punggung berwarna merah muda yang diikat dengan gaya kepang. Kedua matanya berwarna merah.
Dibalik wajahnya yang dingin dan terkesan tegas, sebenarnya Maeve adalah orang yang cukup simpatik.
Kemampuan untuk mengendalikan carians, makhluk yang hanya eksis di alam semesta Rhetoric Soul. Carians yang Maeve kontrol memiliki kemampuan untuk menghasilkan asap hitam yang bersifat destruktif.