Aine merupakan salah satu anak dengan orangtua yang gugur di medan perang sejak ia masih balita. Setelah itu dia diangkat oleh keluarga Stewart sebagai anak bungsu.
Aine memang belum mengerti apapun saat itu, tapi dia merasa cukup tertekan saat bersekolah di sekolah biasa sebagai anak angkat karena mendapat bully-an. Sejak saat itulah dia meminta untuk sekolah di tempat anak-anak yang sama seperti dia—anak-anak yang orangtuanya gugur di medan perang. Dengan kata lain sekolah kemiliteran.
Aine dan Angga merupakan sepupu, dan ayah mereka berdua berada di garda depan. Namun, berbeda dengan Angga, ayah Aine tidak terselamatkan dan gugur. Aine memang sudah tidak memiliki Ibu, ditambah sang Ayah juga pergi membuatnya cukup terpukul. Angga sebagai seorang Kakak tidak mau membiarkan Aine sekolah sendirian, jadi dia menghadiri sekolah kemiliteran bersama.
Meski dalam hal ini, Aine memilih untuk menjadi full militer yang tinggal di asrama selagi Angga hanya sekolah pulang-pergi. Sampai saat ini di umurnya yang mencapai 16 tahun, Aine masih bersekolah sebagai calon anggota militer di masa depan nanti.