Ken/Sword adalah sebuah alias. Tidak ada yang tau nama aslinya—lebih tepatnya tidak ada yang mengingatnya lagi. Keberadaannya seolah tidak pernah ada di tempat ia dilahirkan.
Kisahnya bermula sebagai anak yang terkutuk (Cursed Child), bukan untuknya melainkan untuk orang disekitarnya—orang yang mengetahui namanya akan hidup dengan penuh kesiapan dan menderita sepanjang nama itu ada di kepala mereka. Dan, kenyataannya hampir mustahil melupakan nama yang membuatmu menderita, kan?
Dia terlahir sebagai seorang Shinobi, manusia yang memiliki Ki yang cukup untuk menggunakan Ninjutsu / Teknik yang melibatkan kekuatan supernatural. Ki ini berperan penting sebagai pasokan untuk menggunakan ninjutsu, dengan segel tangan sebagai syarat umum aktivasi ninjutsu. Meski begitu, aktivasi ninjutsu bisa dilakukan dengan mantra/gulungan dan lain sebagainya—tergantung kecocokan.
Untuk kasus Ken, dia sedikit spesial. Dia hanya perlu berfikir untuk mengaktifkan Ninjutsunya? Sesimpel itu? Tidak, dia punya harga lain yang harus di bayar. Ken perlu mengorbankan sesuatu yangd dimilikinya (apapun bisa) untuk mengaktifkan sebuah ninjutsu.
Pada akhir perjalanannya, Ken lelah melihat orang menderita karenanya. Ia menggunakan Ninjutsu dengan intensitas terkuat yang pernah ia lakukan—dengan identitasnya sebagai bayaran dengan itu semua orang melupakan mengenai dirinya termasuk keluarga dan orang yang ia sayangi. Menutup roda kutukan yang pernah ada.